SAMARINDA - Musyawarah Besar (MUBES) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Musyawarah Nasional Ikatan Wanita Sulawesi Selatan di Ballroom Hotel Bumi Senyiur Jl. Diponegoro Samarinda berhasil menunjuk Drs. Hasanuddin Massaile Bc-IP SH MM sebagai Ketua Umum BPP KKSS.
Meski Mubes cukup alot dan memakan waktu hingga pukul 00.00 Wita senin malam 2 Agustus 2004, peserta Mubes dari 29 propinsi tetap bersemangat. Hasanuddin yang kini menjabat Sekjen Departemen Kehakiman dan HAM menang mutlak dari tiga rival yang memasuki pemilihan putaran terakhir. Ia menggondol 85 suara dari 198 suara yang sah memilih.
Calon lainnya, Mayjend (purn) Abdul Rivai mendapatkan 68 suara. Selanjutnya, Dr Jhon N Palinggi MBA 34 suara dan terakhir Dr Hj Ulla Nuchrawaty MM hanya mendapat 4 suara.
"Mubes kali ini memang cukup alot, sehingga agak molor dari jadwal yang telah ditentukan. Itu agak disebabkan jumlah peserta melebii target sebelumnya," kata Ketua Panitia Mubes KKSS Luter Kobong kepada Kaltim Pos -
http://ikamisulsel.blogdrive.com pada malam pemelihan.
Memasuki penjaringan calon, Luther mengatakan, seluruh Badan Pengurus Wilayah (BPW), Badan Pengurus Daerah (BPD), organisasi pilar dan organisasi otonomi di dipersilakan mengajukan nama calon untuk menjadi kandidat Ketua umum BPP KKSS Periode 2004-2008. Dari seluruh calon ini diseleksi calon yang memperoleh dukungan besar."Putaran pertama, one delegation three man. Dan memasuki putaran final hanya berhak memilih satu calon saja yang telah lolos dari putaran pertama," urainya.
Pemilihan putaran pertama jumlah suara 516 untk sekitar 20 calon terpilih. Namun dari 516 suara tersebut hanya diambil 5 suara terbanyak. Masuklah nama-nama tokoh Sulsel yang berhasil memasukiputaran terakhir seperti, Drs. Hasanuddin Massaile Bc.Ip, S, MM dengan jumlah suara tertinggi yakni 127. Urutan kedua dengan suara 124 suara diperoleh Mayjend (purn) Abdul Rivai, urutan ketiga Dr Jhon Palinggi dengan suara 78 dan yang terakhr di duduki Dr ulla Nuchrawaty MM serta satu kandida mengundurkan diri.
Menurut Luther, hanya 450 target peserta dari yang di undang, namun lebih 1.000 yang datang. Meski demikian, Luther merasa sangat senang, kegiatan yang dikelolanya cukup memberikan peratan bagi anggota KKSS se-Indonesia.
Secara terpisah, mantan Ketua Umum BPP KKSS Periode 2000-2004 H Muhammad Taha mengatakan, bagi yang terpilih sebagai ketua diharapkan melanjutkan program-program kerja yang belum selesai dikerjakan. Sebab dengan adanya Mubes kali ini, maka kualitas kerukunan semua etnis di seluruh Indonesia dapat berjalan dengan baik dan saling bekerja sama, terutama KKSS yang sudah terbukti gaungnya dalam mendamaikan konflik di Ambon beberapa tahun terakhir ini. "Siapapun yang masuk sebagai ketua, kami wajib mendukungnya,"ucap Taha.